
Merawat Kesehatan lansia ternyata membutuhkan keterampilan terapi spiritual. Bukan saja kesehatan pisik tapi juga gangguan spiritual pada lansia bisa terjadi. Banyaknya populasi orang berumur lanjut, perhatian terhadap perawatan kesehatan lansia menjadi penting. Baik lansia itu sendiri dan masyarakat umum maupun perawat lansia hendaknya memahami aspek aspek spiritual yang dapat mempengaruhi kesehatan.
Apa yang terjadi dengan kesehatan ketika lansia.
Sudah tidak dapat dibantah lagi, kalau setiap orang secara biologis semakin tua semakin melemah semua organ tubuhnya. Apabila lansia semasa mudanya tidak memperhatikan kesehatan dirinya , seperti tidak ambil perduli terhadap urusan bagaimana itu pola hidup yang baik, maka masa tuanya dapat dipastikan kesehatannya buruk. Seharusnya apakah dia orang yang kecukupan atau orang yang pas-pasan hidupnya ataukah memang kekurangan, tidak zamannya lagi tidak mengerti pola hidup yang baik, pola makan yang baik, istirahat yang cukup dan tertatur, olah raga cukup dan teratur, ibadah pada Allah dengan penuh tawakal dan bersyukur. Itu sudah tidak zamannya lagi, karena informasi sangat banyak dan terbuka luas dan mudah didapat. Gaya hidup yang tidak sehat akan mendekatkan diri dengan penderitaan karena sakit jantung, sakit hipertensi, ginjal yang sudah tak berfungsi, menderita stroke, menderita sakit kencing manis diabetis, penuaan dini.
Kalau sudah berusia empat puluhan saja , asupan yang kita konsumsi kalau berlebihan , itu akan menjadi tumpukan material saja didalam tubuh yang entah mau diapakan karena yang membangun sel-sel organ sudah berkurang. Belum lagi racun racun yang menyertai makanan parkir dimana didalam tubuh, termasuk racun racun obat kimia yang kita konsumsi. Padahal, seharusnya dimasa tualah kita dapat menikmati tabungan kita hasil dari jerih payah perjuangan dimasa muda. Dimasa ini kita dapat ibadah lebih tekun, dimana pada waktu jaya kita sengaja atau terpaksa kurang bersyukurnya pada Sang Maha Pencipta. Dimasa sudah pensiunlah seharusnya kita dapat bebas bersilaturahim, yang dimasa aktif kita tidak sempat sepenuhnya menetapi kewajiban itu.
Mengapa lansia membutuhkan terapi spiritual.
Lansia akan membutuhkan terapi spiritual apabila kesehatannya terganggu. Keadaan masa lansia adalah cermin masa muda kita. Apabila masa muda kita bergaya hidup sehat InsyaAllah dengan izin Allah masa tua masa lansia hidup akan sehat. Ketika sebaliknya terjadi, naudzubillah, lansia akan menderita. Bisa dibayangkan bagaimana menderitanya, factor mood sudah berkurang, akibatnya muda tersinggung, bisa menyendiri diiringi dengan kelumpuhan, di sebagian diabetis yang menguras tenaga, prostat yang mengganggu. Sementara nafas masih berjalan, tidak akan bisa mati kalau belum waktunya ajal yang sudah ditentukan. Disinilah peranan terapi spiritual bermain, bagaimana agar pasien lansia ini tetap bersemangat.
Banyak diantara kita kurang perhatian, bahwa Allah Swt menganugerahi kita tubuh tapi juga membekalinya dengan kekuatan fitrah, sebagai serdadu yang dapat memerangi segala penyakit yang datang , itulah factor imuniti . Ketika ini terganggu kita akan menjadi sakit, karena tidak mampu menangi segala bentuk penyakit yang menyerang. Secara pengobatan kedokteran Islam, imunitas ini tergantung tidak saja pada fisikal 10% juga emosi 20% , mental 30% dan juga spiritual 50%. Spirituallah yang paling menonjol artinya bagaimanapun secara pisik manusia itu sakit, dia memiliki ketabahan dan optimistis bisa melawan penyakit. Banyak cerita tentang ini berupa kajian kajian ilmiah atau ada juga makalah tentang spiritual pada lansia membahas pembuktian ini.
Karena itu merawat kesehatan lansia diperlukan ilmu terapi spiritual buat lansia. Karena unsur pengobatan secara pisik berperanan lebih sedikit buat suatu penyembuhan. Faktor mental dan emosi berperanan lebih banyak bersama sama spiritual. Merawat kesehatan lansia yang berkualitas bagaimana kita dapat menjalin kepercayaan kasih sayang secara spritual pada lansia, utamanya dalam keluarga yang memiliki lansia yang bermasalah. Pemahaman sejak dini kondisi kesehatan lansia perlu dipopularitaskan. Sehingga itu menimbulkan rasa bangga dalam masyarakat karena dapat bergaya hidup sehat, pola makan sehat, istirahat dan olahraga yang cukup, dapat dijalankan secara merata dan senang hati.
