Berinfak Saat Lapang dan Sempit: Bekal Terindah Menjelang Akhir Usia Tadabbur Surah Al-Baqarah Ayat 195 untuk Lansia

 

Semakin bertambah usia, semakin banyak kenangan yang tersimpan. Ada yang membuat hati bersyukur, ada pula yang menghadirkan penyesalan. Ada kesempatan beramal yang dahulu terlewat, waktu yang tersia-siakan, atau kebaikan yang belum sempat dilakukan, antara lain berinfak saat lapang dan sempit.

Namun rahmat Allah sangat luas. Selama napas masih berhembus, pintu amal saleh tetap terbuka. Masa lansia justru bisa menjadi masa terbaik untuk memperbanyak bekal menuju akhirat.

Allah Ta’ala berfirman:

وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”

(QS. Al-Baqarah: 195)

Ayat ini mengajarkan bahwa salah satu jalan keselamatan adalah berinfak di jalan Allah. Sebaliknya, menahan diri dari kebaikan hingga terlena oleh dunia dapat menjadi sebab kerugian yang besar.

Lansia dan Kesempatan Menutupi Kekurangan Masa Muda

Ketika muda, banyak di antara kita yang disibukkan oleh pekerjaan, usaha, keluarga, dan berbagai urusan dunia. Tidak sedikit amal yang tertunda, bahkan ada yang terabaikan.

Namun Allah masih memberikan kesempatan.

Allah berfirman:

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata, ‘Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda kematianku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh.'”

(QS. Al-Munafiqun: 10)

Ayat ini seolah mengingatkan kita bahwa ketika kematian datang, seseorang berharap dapat kembali untuk bersedekah dan beramal saleh. Sayangnya, saat itu sudah terlambat.

Maka masa lansia adalah kesempatan emas untuk menutupi kekurangan masa muda dengan memperbanyak amal yang dicintai Allah.

Hong Kong Pain Ease Oil

Membantu meredakan nyeri sendi, pegal linu, keseleo ringan, rematik dan membantu melemaskan otot.


LIHAT PRODUK

 

Minyak Gosok Herbal

Membantu melancarkan peredaran darah, meredakan nyeri lutut, sakit pinggang, rematik dan nyeri sendi.


LIHAT PRODUK

 

Minyak Mbah Marto Solo

Membantu meredakan nyeri otot, pegal linu, asam urat, rematik, nyeri sendi dan saraf kejepit.


LIHAT PRODUK

 

Minyak Urut Dayak Asli

Minyak herbal tradisional Kalimantan untuk membantu meredakan pegal, nyeri otot, dan ketidaknyamanan sendi.


LIHAT PRODUK

 

 

 

Berinfak Saat Lapang Maupun Sempit

Allah memuji orang-orang bertakwa:

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“Yaitu orang-orang yang berinfak baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.”

(QS. Ali Imran: 134)

Perhatikan, Allah tidak hanya memuji orang yang berinfak saat kaya. Bahkan ketika keadaan sempit, mereka tetap berusaha berbagi sesuai kemampuan.

Karena itu, jangan pernah merasa sedekah kita terlalu kecil. Yang dilihat Allah bukan hanya jumlahnya, tetapi keikhlasan dan pengorbanan di baliknya.

Dua Malaikat yang Setiap Hari Mendoakan

Ada kabar gembira yang sering terlupakan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الْآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

“Tidaklah para hamba memasuki pagi hari kecuali turun dua malaikat. Salah satunya berdoa: Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak. Sedangkan yang lainnya berdoa: Ya Allah, berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Betapa mulianya orang yang berinfak. Bukan hanya mendapat pahala dari Allah, bahkan setiap pagi ada malaikat yang mendoakan agar hartanya diganti dengan yang lebih baik.

Kejernihan Ibadah di Masa Lansia

Ada satu nikmat yang sering diberikan Allah kepada orang yang memasuki usia senja, yaitu kejernihan dalam memandang kehidupan.

Apa yang dahulu terasa sangat penting, perlahan terlihat kecil. Harta, jabatan, dan pujian manusia tidak lagi menjadi tujuan utama.

Yang tersisa adalah pertanyaan:

“Apa bekal yang akan saya bawa ketika menghadap Allah?”

Rasulullah ﷺ bersabda:

اغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ، شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara, masa mudamu sebelum datang masa tuamu.”

(HR. Al-Hakim)

Jika masa muda telah berlalu, jangan bersedih. Selama Allah masih memberi umur, pintu taubat dan amal saleh tetap terbuka.

Barangkali Ini Infak Kita yang Terakhir

Tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajal akan datang.

Karena itu, setiap kali memasukkan uang ke kotak amal, membantu pembangunan masjid, menyantuni anak yatim, atau mendukung dakwah Islam, hadirkan dalam hati:

“Barangkali ini infak terakhir saya.”

Perasaan seperti ini akan membuat hati lebih ikhlas dan lebih sungguh-sungguh dalam beramal.

Barangkali Ini Shalat Kita yang Terakhir

Demikian pula ketika berdiri menghadap Allah dalam shalat.

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا قُمْتَ فِي صَلَاتِكَ فَصَلِّ صَلَاةَ مُوَدِّعٍ

“Apabila engkau berdiri untuk shalat, maka shalatlah seperti shalat orang yang akan berpisah.”

(HR. Ibnu Majah)

Bayangkan jika setiap shalat kita anggap sebagai shalat terakhir.

Takbir menjadi lebih khusyuk.

Rukuk menjadi lebih tunduk.

Sujud menjadi lebih dekat kepada Allah.

Dan doa menjadi lebih tulus keluar dari hati.

Jangan Menunggu Sampai Terlambat

Sering kali manusia menunda amal karena merasa masih memiliki banyak waktu.

Padahal umur adalah rahasia Allah.

Hari ini kita masih mampu berjalan ke masjid, membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan berbuat baik kepada sesama. Belum tentu esok hari kesempatan itu masih ada.

Karena itu, jangan menunggu.

Perbanyak infak, sedekah, dzikir, istighfar, tilawah Al-Qur’an, dan amal saleh lainnya selama kesempatan masih terbuka.

Renungan Penutup

Masa muda adalah masa menanam.

Masa lansia adalah masa memperbanyak panen amal.

Jika dahulu ada kekurangan, masih ada kesempatan memperbaikinya. Jika dahulu terlalu sibuk dengan dunia, kini saatnya lebih dekat kepada Allah.

Berinfaklah saat lapang maupun sempit.

Bacalah Al-Qur’an seakan itu bacaan terakhir.

Bersujudlah seakan itu sujud terakhir.

Dan beramallah seakan hari ini adalah kesempatan terakhir yang Allah berikan.

Semoga Allah menjadikan usia yang tersisa sebagai usia yang penuh keberkahan, penerang kubur, pemberat timbangan amal, dan sebab memperoleh husnul khatimah.

Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.



Nyeri Sendi dan Rematik Mengganggu?

Hong Kong Pain Ease Oil membantu meredakan pegal linu, nyeri sendi dan membantu melemaskan otot.

👉 Lihat Produk



Lutut dan Pinggang Sering Nyeri?

Minyak gosok herbal membantu melancarkan peredaran darah dan meredakan nyeri sendi.

👉 Lihat Produk



Pegal Linu dan Asam Urat?

Minyak Mbah Marto Solo membantu meredakan nyeri otot, pegal linu dan rematik.

👉 Lihat Produk



Minyak Urut Dayak Asli Kalimantan

Membantu mengurangi pegal, nyeri otot dan ketidaknyamanan pada sendi.

👉 Lihat Produk

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *