Mempersiapkan lansia sehat, bertenaga dan syar’i .


Mempersiapkan lansia sehat, bertenaga dan syar’i adalah adalah dambaan siapapun. Memikirkan sebagai lansia sehat suatu hal yang bijak. Banyak orang sepertinya tidak memikirkan masa lansia, padahal sudah tau bahwa Dunia adalah Fana artinya selalu berubah. Seperti contoh halnya, tadinya kita bayi yang baru dilahirkan kelak ber angsur angsur akan menjadi dewasa. Kemampuan organ manusia akan terus menurun. Ketika lahir tidak membawa apapun , tapi ada orang yang menjadi kaya raya. Pada saatnya bisa berubah menjadi miskin bahkan sengsara. Wanita yang tadinya cantik jelita pujaan semua orang, suatu ketika berubah layu . Pria yang gagah perkasa bisa berubah menjadi loyo itulah dunia. Tapi akhirat adalah kekal artinya baka tidak berubah , kebahagiaan yang abadi dan sebagian ada dalam kesengsaraan , kesengsaraan yang tidak ada putus putusnya. Itu pasti ! Allah Swt dalam surat Alimron “… tilkal ayyaamu nudawiluha bainan nas..” Jadi Allah memutar hari hari yang di lalui manusia adakalanya di atas dan adakalanya dibawah. Ada masa masa peak topnya orang tapi ada masa masa dia topdown. Agar semua orang mewaspadai, berhati hati mengharungi samudra hidup. Agar mau mengisi kehidupan cara bijak. Dan dengan keyakinan penuh, tidak lupa bahwa suka tidak suka kita akan mencicipi kembali keakhirat , kemudian mempertanggung jawabkan semua amalan yang kita perbuat selama hidup didunia.
Manfaat bekal sehat dan syar’i bagi lansia
Manfaat bekal sehat dan syar’i bagi lansia akan terasa pada waktu menjalani masa lansia itu sendiri. Tak seorang membantah kalau tambah umur tambah pula ketidakmampuan organ tubuh menjalankan tugasnya. Kalau umur kita dibiarkan berlalu begitu saja, tanpa memahami hakikat hidup secara syar’i secara spiritual, maka biasanya manusia berbuat sekehendaknya. Ini kaitan dengan kesehatannya secara keseluruhan sampai masa lansia. Karena dia akan mengikuti hawa nafsunya tanpa pertimbangan baik dan buruknya. Ketika dia tidak memperhatikan poka hidup yang baik , makan minum sekehendak hati dan mengikuti seleranya. Apalagi di qodarkan punya kemampuan harta, punya kelebihan, sehingga semua bisa terpenuhi, mengikuti gaya hidup masa kini. Tanpa memikirkan bahwa organ tubuh yang diciptakan Allah untuk kita itu mempunyai keterbatasan kemampuan.
Padahal Allah dalam suatu hadist kudsi memperingatkan ” Wahai anak turun Adam, kuciptakan engkau supaya kamu beribadah kepadaKu maka jangan main-main engkau. Aku akan mencukupi rejeki untukmu maka kamu jangan ngoyo”
Ketika itu semua tidak diperdulikan, jadilah orang berbuat semaunya, tiba gilirannya mulai siksa dunia datang menimpa, organ tubuh mulai melorot sebelum waktunya. Penyakit-penyakit yang menakutkan menghampiri mulai diabetis, hipertensi, jantung, stroke, tulang keropos, sendi tidak berfungsi. Berobat kesana kesini tak pernah sembuh. Memang tidak bakal sembuh, karena keyakinan berobat ibarat menghitung matematika. Tidak ada keyakinan kalau sakit itu diturunkan Allah bersama obatnya. Tidak ada keyakinan kalau cobaan datang dari Allah, adalah agar hambanya mau ingat pada Allah mau merendahkan dirinya pada Allah. Ketika manusia itu mengabaikan Allah membukakan pintu dunia kepadanya disungkun dilulu entah apa lagi istilahnya. Ketika puncaknya manusia itu senang-senang Allah menurunkan perkaranya.
Itu semua ada hubungannya cara kita mempersiapkan diri lansia kita masing masing. Kita tidak bisa sebatas menjadi sehat, waras, kuat, bertenaga dalam usia usia yang kita lalui dalam diri kita, tapi melupakan syar’i nya diri kita. Karena dalam pengobatan tidak bisa menghitung ibarat matematika. Karena kesembuhan itu dari Allah Swt, manusia diperintahkan wajib berikhtiar. Ketika obat seharusnya sudah mencocoki tapi belum bisa sembuh disitulah peranan syar’i atau spiritual atau peranan imani berperan. Walau dalam keadaan sakit Lansia akan ada dalam kedamaian.
Menjaga kesehatan lansia dengan cara kedokteran Islam
Menjaga kesehatan lansia dengan cara kedokteran Islam, yaitu sistem dimana dilakukan pengobatan yang sifatnya secara menyeluruh. Penyakit tidak bisa diobati hanya fisiknya saja tetapi akan diperhatikan juga urusan mental , emosi si pasien sampai urusan spiritualnya.
Dalam tubuh manusia sudah dibekali Allah Swt suatu kekuatan fitrah yang alami. Kekuatan fitrah ini bisa untuk menolak dan mengembalikan kesehatan tubuh siapa saja, utamanya seorang lansia , ketika diserang penyakit. Dunia kedokteran mengenalnya dengan istilah sistem imunitas. Daya tahan tubuh mampu membasmi penyakit yang datang dari luar apakah itu berujud patogen luar, apakah itu bakteri ataupun virus.
Sumber konsep pengobatan adalah ilahiah, alamiah dan ilmiah. Ilahiah semua penyakit datang dari Allah dan Allah jua yang memberikan obatnya.
Karena itu orang diperintahkan untuk tawakal berdoa minta kesembuhannya. Alamiah sumber pengobatan secara alami yang ada di bumi tumbuh-tumbuhan mulai akar , batang, daun, kulit, buah , daun dan bagian lainya.
Kemudian herba lainnya dari hewan binatang laut teripang mas, minyak ikan dari laut dalam. Madu , yang satu ini sudah jelas-jelas di utarakan dalam Kitab Suci Alquran khasiatnya.
Ilmiah suatu syarat utama dalam pengobatan kedokteran Islam pengobatan masuk akal dengan ilmu pengetahuan yang selalu update. Kita perlu “hijrah ke herbal” yang betul natural higinis dan berkualitas mengimbangi kemunduran organ tubuh.
Inilah hal penting untuk disimak agar Lansia kesehatannya prima agar dapat beraktivitas beribadah dengan baik dan mandiri walau di usia tua.
Suatu ajakan bila anda tahu khasiat herbal yang kami tawarkan disini pastilah anda tidak mau ketinggalan cari info lebih jauh KLIK DISINI
Bila anda perlu herbalnya order cepat WA 085295270482
